oleh

Mirza Agam Gumay, Anggota Komisi I DPRD Jabar: BUMDes Cukup Sentral di Setiap Desa

JABARNEWS.ID: Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Mirza Agam Gumay mengatakan keberadaan BUMdes cukup sentral di setiap desa.

Menurut Agam, BUMDes bisa memaksimalkan pengelolaan berbagai sektor bidang perekonomian sehingga berkontribusi terhadap pembangunan desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data yang terhimpun, di kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat terdapat 354 desa yang tersebar di 32 kecamatan belum semua memiliki badan usaha milik desa (BUMdes).

Kendati demikian, Agam menyatakan hal tersebut patut diapresiasi.

Pasalnya, dari jumlah 354 desa tersebut sebagian sudah bisa memaksimalkan pengelolaan BUMdes berbagai sektor sehingga bekontributif terhadap desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat

Menurut anggota Komisi I DPRD Jabar, Mirza Agam Gumay, legislator Jabar dari darpil Jabar 4 ( Kab.Cianjur) ini, BUMdes yang ada di Kabupaten Cianjur mayoritas bergerak pada jasa perdagangan.

Jasa tersebut seperti penjualan elpiji, sembako, dan kebutuhan lain. Sisanya memanfaatkan potensi sumber daya daerah seperti pariwisata, perkebunan, maupun pertanian.

Baca Juga: Mirza Agam Gumay, Anggota Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Raperda BUMDes

“Jika bisa dimanfaatkan maksimal potensi yang ada, saya yakin BUMdes di setiap desa bakal maju,” tuturnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (17/10-2021).

Anggota fraksi partai Gerindra ini melanjutkan, tahun 2020 jumlah BUMdes di Kabupaten Cianjur sebanyak 264 unit. sedangkan 54 BUMdes sudah mandiri dan 150 masuk kategori masih berkembang serta 60 baru terbentuk dan masih dalam tahap pembinaan.

“Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/kota untuk mendorong desa kearah yang lebih maju melalui peran BUMDes. Karena ke depan, berbagai program pemerintah akan banyak melibatkan BUMDes,” pungkas Agam.*

Redaksi
Author: Redaksi

redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed