hari ini :

Real Count KPU Garut, Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Amin

Sabtu, 20-04-2019 09:05 WIB
Real Count KPU Garut, Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Amin

Garut-JABARNEWS.ID: Hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jumat (19/4/2019) hingga pukul 19.15 WIB, Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul telak dari lawannnya, Capres-Cawapres 01, Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin.

Dari sebanyak 8.056 Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga pukul 19.15 WIB baru 165 TPS yang sudah masuk data hasil suaranya. Dari 2.04816 persen surat suara di Garut yang masuk, Pasangan Prabowo-Sandi sementara unggul 77,31 persen, sedangkan Jokowi-Ma'ruf 22,69 persen.

"Penghitungan real count kita ada waktu lima hari lagi. Besok kita akan melakukan rapat pleno di tingkat Kecamatan," ujar Ketua KPU Kabupaten Garut, Djunaidin Basri, Jumat (19/4/2019) malam.

Prabowo yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Berkarya, dan Partai Demokrat itu mengungguli Jokowi hampir di semua kecamatan di Kabupaten Garut. Data yang sudah masuk baru dari 5 kecamatan yaitu, Cilawu, Karangpawitan, Banyuresmi, Tarogong Kaler, dan Tarogong Kidul.

Jika melihat dari perolehan suara di Pilpres 2014 lalu, Prabowo diyakini masih kuat di Kabupaten Garut. Saat itu, Prabowo-Hatta meraih 70,12% suara, sementara Jokowi-JK meraih 29,88% suara.

Pada Pilpres 2014, dari total DPT 1.250.119 jiwa, Pasangan Prabowo-Hatta meraih 866.613 suara. Sementara Jokowi-JK hanya mendapat 369.199 suara.

Ajak Kawal Suara
Menyikapi keunggulan Capres 02 di Kabupaten Garut tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Garut, Enan, mengatakan keberhasilan tersebut tak lepas dari solidnya kinerja partai koalisi dan relawan–relawan Prabowo–Sandi di Kabupaten Garut.

”Memang target kita untuk Paslon Capres No urut 2 di Pemilu kali ini sebesar 85 % suara sama dengan target Jawa Barat. Tetapi dengan raihan suara saat ini, kita bersama partai koalisi dan relawan sudah bekerja dengan maksimal” ujarnya, Jumat (19/4/2019).

Enan pun mengajak semua partai koalisi dan relawan untuk tidak berhenti sampai disini. Namun menurutnya masih ada tugas yang harus dikerjakan, yaitu mengawal proses rapat pleno mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi Jawa Barat.

"Ya harus dikawal, untuk meminimalisir adanya kecurangan di Pemilu 2019 ini,” katanya.(**)


Share Me
Kirim Komentar Anda
Komentar Anda