hari ini :

Sistem Zonasi Baik bagi Anak

Minggu, 08-09-2019 17:58 WIB
Sistem Zonasi Baik bagi Anak

 JABARNEWS.ID: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyati menilai, pembangunan pendidikan berbasis zonasi adalah yang terbaik. Karena, tujuan sistem zonasi adalah untuk memberi layanan akses yang berkeadilan bagi masyarakat.

“Namun, pemerintah harus tetap memperbaiki pelaksanaan sistem zonasi agar tidak ada kecurangan yang terus berulang,” ujar Retno dalam diskusi "Fungsi Zonasi bagi Anak" di Kantor KPAI Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Melalui sistem zonasi inilah, lanjut Retno, pemerintah bisa menerapkan pemerataan mutu pada semua satuan pendidikan dan partispasi masyarakat. Pemerintah harus menelaah bahwa sistem zonasi tidak boleh berhenti pada siswa, namun harus disertai zonasi pendidikan yang lain, termasuk zonasi guru. Untuk pemerataan pendidikan yang berkualitas, diperlukan pemetaan pemerataan guru, infrastruktur serta integrasi pendidikan formal dan nonformal.

Retno mengungkapkan, kebijakan zonasi sejalan dengan kepentingan setiap anak karena mendekatkan jarak rumah ke sekolah. Ini bisa memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.

“Anak-anak menjadi lebih sehat karena ke sekolah setiap hari cukup jalan kaki atau naik sepeda. Seperti kita ketahui, selama ini banyak anak SMP dan SMA/SMK sudah diberikan sepeda motor untuk pergi ke sekolah walaupun belum memiliki surat izin mengemudi (SIM),” tuturnya.

Pertimbangan jarak yang jauh, tambahnya, menjadi alasan bagi orang tua untuk membelikan motor atau mobil. Retno menyepakati bahwa ke depan penerapan sistem zonasi secara pelahan akan menghilangkan label sekolah unggulan dan non-unggulan.

“Sistem zonasi bisa mendorong setiap anak mengoptimalkan diri sesuai potensi dan kecerdasan yang dimilikinya. Kan selama ini sekolah-sekolah hanya menghargai kecerdasan akademis, padahal jauh dari itu, tidak ada anak yang bodoh,” ujarnya.***


Share Me
Kirim Komentar Anda
Komentar Anda