STIE EKUITAS Gelar Internasional Seminar 2020

Rabu, 08-01-2020 10:11 WIB    92 VIEWS
STIE EKUITAS Gelar Internasional Seminar 2020

JABARNEWS.ID: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas membuka tahun 2020 ini dengan menggelar Ekuitas International Seminar 2020 dengan tema CEO TALK “Business Change Challenge in The Digital Transformation Era” bertempat di Aula STIE Ekuitas Jl. PHH. Mustopa No. 31, Bandung (07/01/2020). Seminar tersebut menghadirkan pembicara diantaranya Rio Lanasier (Direktur IT, Treasury, dan International Banking Bank bjb) dan Dr. Bjarne Lykke Sørensen (Managing Director Siemens Digital Industries Nordics and Baltics).

Ketua STIE Ekuitas Fani Cahyandito mengatakan “Dengan event ini, STIE Ekuitas kembali membuktikan komitmennya untuk go internasional dengan mengangkat tema seminar yang memperkenalkan potensi bisnis digital yang terus berkembang dalam dunia industri dan perbankan. Kedua pembicara ini yang merupakan pakar dalam dunia IT dan digital sangatlah tepat untuk dihadirkan pada acara hari ini. Jadi kita bicara bagaimana sekarang individu atau perusahaan memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk lebih memiliki keunggulan kompetitif dan mengekspansi pasar serta untuk mempermudah hidup manusia tanpa mengesampingkan nilai luhur budaya tradisional yang dibawa dan tanpa mengesampingkan aspek security dari pemanfaatan teknologi. Alhamdulilah antusiasme dari para peserta yang datang dari berbagai profesi sangat tinggi. Terbukti kursi langsung full kuota hanya dalam waktu 2 jam dari mulai waktu pembukaan registrasi. Jadi acara seminar ini dihadiri sekitar 300 orang”, ujarnya kepada jabarnews.id

“Dari pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dan institusi lainnya hadir pada acara seminar ini. Menyesuaikan dengan era milenial yang penuh dengan gejolak semangat anak muda, acara seminar ini bukan hanya sekedar CEO Talk dalam bentuk formal seminar atau diskusi ilmiah saja melainkan juga kita tampilkan dalam bentuk show atau performance, jadi konsepnya CEO Talk dan Show. Suasana acara dikemas begitu meriah dengan permainan lighting dan sound system laksana konser musik dan CEO nya betul-betul berperan sebagai performer. Juga bisa kita lihat dari para mahasiswa dengan tampilan seni rampak kendang dan silatnya yang tidak melupakan aspek tradisional meskipun ini era milenial dan digitalisasi, tambahnya. 

Penulis: Redaksi

Editor: Hakim Nur

Foto: Admin