WNI yang Dikarantina di Natuna Mulai Sakit

Rabu, 12-02-2020 08:36 WIB    65 VIEWS
WNI yang Dikarantina di Natuna Mulai Sakit

JABARNEWS.ID: Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok sakit setelah lima hari dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Anung Sugihantono mengatakan, WNI tersebut mengalami gatal-gatal, perut kebal, begah, sakit kepala, hingga dispepsia. Namun, sakit yang dialami dipastikan tidak terkait dengan virus corona yang berasal dari Wuhan.
 

"Semua sebatas wajar," kata dia melalui video conference yang disiarkan di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (6/2). Para WNI tersebut juga telah melakukan pemeriksaan dan menggunakan fasilitas kesehatan yang tersedia. Di samping itu, Kemenkes juga mendistribusikan leaflet kepada puskesmas dan Dinas Kesehatan Natuna untuk mengantisipasi penularan virus corona.

 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Wiendra Waworuntu mengatakan, pemeriksaan terhadap WNI yang dievakuasi telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Wuhan. Pemeriksaan tahap awal hanya sebatas pemeriksaan fisik, batuk, flu, dan demam. Ia mengatakan, pemeriksaan swab tidak dilakukan lantaran para WNI telah lolos pemeriksaan tahap awal tersebut. "SOP seperti itu, tidak harus diperiksa swab semua," ujar dia. Dilansir katadata.

 

 

Windra juga menepis anggapan Indonesia tidak memiliki kemampuan dalam mendeteksi gejala virus corona. Ia mengatakan, beberapa bandara hingga pelabuhan internasional telah menerapkan SOP sesuai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebelumnya, pemerintah mengevakuasi 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok yang merupakan pusat pendemi virus corona pada Minggu (2/5). Para WNI tersebut kemudian di karantina di Pulau Natuna selama 14 hari guna memastikan mereka bebas dari virus corona sebelum berkumpul dengan keluarga.[]
 

Foto: Antara