Ketua DPRD KBB Tolak RUU-HIP

Jumat, 19-06-2020 00:03 WIB    55 VIEWS
Ketua DPRD KBB Tolak RUU-HIP

KBB-JABARNEWS.ID: Isu yang lagi hangat tentang adanya penolakan RUU-HIP menjadi perhatian khususnya kaum Umat Islam di Indonesai karena disinyalai isu RUU-HIP ini akan memunculkan Komunisme gaya baru dan merusak tatana ideologi negara Pancasila sakti.

Ketau DPRD KBB Rismanto mengatakan “ tentang Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasial (RUU-HIP), terutama adalah yang menyangkut adanya TAP MPR /S No. 25 tahun 1966 yaitu harus menjadi konsideran  agar ada jaminan bahwa ideologi Komunisme agar tidak tumbuh di Indonesia. Jadi saya memahami itu terutama ini aspirasi dari kalangan para Ulama, para tokoh masyarakat, para pimpinan ormas Islam dan kebetulan Partai PKS menolak RUU-HIP dan besuara sangat keras di Parlemen, agar TAP MPR/S tersebut itu masuk dalam konsideran RUU-HIP. “ ujarnya kepada jabarnews.id. Senin (15/06/2020).

“ Sejauh ini dari partai Politik sudah sangat memahami dari aspirasi masyarakat kaum para umat Islam khususnya terutama pimpinan ormas Islam termasuk dari PKS, agar mencantumkan TAP MPR/S itu daam konsideran dan seharusnya semua pihak di senyan agar legowo menerima bahwa TAP MPR/S tersebut dimasukan dalam konsideran dan kalau itu dilakukukan saya rasa akan clear dan selesai persoaln dan suasananya kana kondusif. “ tegasnya.

 “ Ada juga hal lain lagi yang menjadi polemik yaitu dimasukkannya trisila, ekasila tetapi itu juga dalam proses perjalanan negosiasi juga mengerucut tidak dicantumkan pula point tersebut, dan saya rasa perkembangan terakhir adalah kondusif itu dengan diterimanya  usulan dari PKS dan juga pimpinan ormas Islam  agar TAP MPR/S No. 25 tahun 1966 itu agar dimasukan sebagai konsideran.” Tambahnya.

 

Penulis: Redaksi

Editor: Hakim Nur