1250 Alumni ITB Dukung Din Syamsudin Sebagai MWA ITB

Kamis, 02-07-2020 20:51 WIB    816 VIEWS
1250 Alumni ITB Dukung Din Syamsudin Sebagai MWA ITB

Sudah didukung Lebih dari 1250 alumni, pernyataan alumni ITB yang mendukung agar Prof. Dr. Din Syamsudin tetap dalam MWA ITB

Kepada yth
Ketua MWA ITB

Kami alumni ITB yang namanya tercantum di bawah ini beserta puluhan ribu alummi ITB lainnya, yang karena berbagai faktor tidak bisa mencantumkan namanya, adalah Keluarga Alumni ITB Penegak Pancasila Anti Komunis (KAPPAK), yang masih sehat akalnya dan jernih hati nuraninya dengan ini menyatakan:

1. Bahwa kami sangat yakin Prof. K.H. Din Syamsudin dipilih oleh Senat Akademik (SA) ITB sebagai salah satu anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB periode 2019-2024 setelah SA ITB mempertimbangkanya dengan matang, penuh perhitungan, dan meninjaunya dari berbagai sudut pandang secara obyektif. Kami pun yakin bahwa pengajuan beliau berdasarkan pertimbangan kapasitas kenegarawanan dan intelektualitas yang beliau miliki.
Kehadiran Prof. Din Syamsuddin, sebagai tokoh nasional yang cukup disegani di dunia, bisa membantu perluasan cakrawala sehingga apa yang dirintis Prof. TM Soelaiman, yaitu masuknya unsur humaniora dalam pendidikan tinggi teknik, akan semakin berkembang.
Tumbuhnya sejumlah lulusan ITB yang bergiat dalam ilmu sosial, dengan peranan yang menonjol, rasanya telah menjadi keniscayaan. Fakta ini menunjukkan bahwa ITB harus lebih membuka diri terhadap berbagai kemungkinan perkembangan keilmuan.

2. Bahwa kami bangga karena sejauh ini almamater kami ITB selalu menjunjung tinggi kebebasan akademik yang bertanggung jawab dari setiap anggota komunitasnya, dan hal ini merupakan ciri penting suatu perguruan tinggi berkualitas dunia yang beradab.

3.  Bahwa kami mendukung seluruh komunitas ITB termasuk anggota MWA ITB,  dalam hal ini Prof. Dr. Din Syamsudin, untuk bebas menyampaikan aspirasi dan pandangannya sesuai dengan kapasitas pribadinya, sebagai kontribusi pemikiran bagi kemajuan dan kemandirian bangsa dan negara ini.

4. Bahwa jika ada dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Prof. Din Syamsudin, maka mestinya MWA ITB membentuk panitia penyidik/pengumpulan data/fakta, lalu mengadakan sidang terbuka, dan yang bersangkutan juga diberi kesempatan untuk membela diri. Jika mekanisme ini dilakukan maka hal tersebut menunjukkan bahwa ITB adalah kampus yang beradab dan mengedepankan sifat-sifat obyektifitas yang merupakan ciri utama pendidikan tinggi teknik Dan sains

5.  Untuk mengurai kekusutan (yang sebenarnya tidak perlu terjadi) ini, kami mendesak agar Pimpinan ITB segera mengadakan rapat gabungan yang dihadiri oleh: Rektor ITB, SA ITB, MWA ITB, Forum Guru Besar ITB, Tokoh nasional yang selain akademisi juga dikenal dengan integritasnya (Prof. Refly Harun, Prof. Suteki, dll..)

Tembusan, Kepada Yth:
1. Rektor ITB
2. Ketua Senat Akademik ITB
3. Ketua Forum Guru Besar ITB
4. Pers

Nara hubung:
Priyo Sakti/AR75  0821-1893-1500