DPRD KBB Gelar Perubahan APBD TA 2020 Ini Dia Rinciannya

Senin, 28-09-2020 22:47 WIB    27 VIEWS
DPRD KBB Gelar Perubahan APBD TA 2020 Ini Dia Rinciannya

JABARNEWS.ID: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaksanakan Rapat Paripurna yang bertempat di Hotel Novena Lembang, pada Senin (28/09/2020).

Agenda Rapat Paripurna DPRD KBB kali ini adalah Penyampaian Nota Pengantar Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Tentang Perubahan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan oleh Bupati Aa Umbara Sutisna.

Menurut Umbara dalam pidatonya mengatakan “perlunya dilakukan Refocusing APBD tahun anggaran 2020 karena dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 untuk bidang kesehatan dan hal lain yang terkait kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penyediaan Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“Pemerintah KBB telah beberapa kali melakukan perubahan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) tentang penjabaran APBD 2020 yang selanjutnya perubahan tersebut perlu dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang perubahan APBD 2020″, ungkap Umbara.

Beberapa kondisi yang menjadi dasar Pemerintah KBB melakukan perubahan menurut Umbara diantaranya adalah:

1. Terdapat perubahan Pendapatan daerah yang harus disesuaikan dengan Alokasi Belanja Daerah yang bersumber dari:

-Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Pos Pajak Daerah
– Dana Perimbangan yang berasal dari Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDA), Dana Bagi Hasil Cukai Hasil tembakau (DBHCHT), Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus Fisik dan Non Fisik.
– Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah berasal dari Bagi Hasil Pajak dan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

2. Terdapat penyesuaian terhadap jumlah Sisa Lebih Perhitungan APBD (SILPA) tahun anggaran 2019.

3. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan perubahan melalui pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja

“Berdasarkan ketiga hal tersebut, Pemerintah KBB menyusun Rancangan Perubahan APBD 2020 yang berpedoman kepada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019, tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2020″, lanjut Umbara.

Untuk total target Pendapatan Daerah dalam perubahan tahun anggaran 2020 dianggarkan sebesar Rp2,77 Triliun, berkurang sebesar Rp52,21 Miliar atau turun 1,85% dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp2,82 Triliun.

Pendapatan Daerah pada perubahan tahun anggaran 2020 direncanakan akan diterima dari:

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PAD pada perubahan tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp418,92 Miliar, berkurang sebesar Rp195,35 Milyar atau turun 31,80% dari sebelum perubahan yaitu sebesar Rp614,28 Miliar.

2. Dana Perimbangan
Pendapatan dari Dana Perimbangan pada perubahan tahun anggaran 2020 direncanakan berkurang sebesar Rp91,53 Miliar atau turun 5,58% dari sebelum perubahan sebesar Rp1,64 Triliun, setelah perubahan menjadi sebesar 1,54 Triliun.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah pada perubahan tahun anggaran 2020 ditargetkan bertambah sebesar Rp234,67 Miliar atau naik 41,29% dari sebelum perubahan sebesar Rp568,35 Miliar, setelah perubahan menjadi sebesar Rp803,03 Miliar.

Untuk rencana Belanja Daerah pada perubahan tahun 2020, Umbara menyebutkan akan dianggarkan Rp3,29 Triliun bertambah sebesar Rp11,22 Miliar atau naik 0,34% dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp3,27 Triliun.

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Hakim Nur