DPRD Kota Bandung Gelar Paripurna Hari Jadi Kota Bandung ke 210

Jumat, 25-09-2020 19:56 WIB    14 VIEWS
DPRD Kota Bandung Gelar Paripurna Hari Jadi Kota Bandung ke 210

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-210. Rapat Paripurna tersebut dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan di tengah masa pandemi Covid-19. 

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengatakan, di masa pandemi Covid-19 dibutuhkan kerjasama dan kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. 

"Dengan momentum HJKB ke-210, mari kita berkolaborasi dan bergerak melawan Covid-19," ungkapnya seusai  Rapat Paripurna HJKB ke-210 di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (25/9/2020). 

Menurutnya dengan kondisi pandemi Covid-19,  Pemerintah Kota Bandung harus tetap memprioritaskan penanganan kesehatan. Terutama terkait SDM atau tenaga medis yang ada di Kota Bandung. 

"Tenaga kesehatan juga harus menjadi perhatian, karena mereka garda terdepan di masa pandemi Covid-19," ujarnya. 

Dikatakanya pemulihan ekonomi harus terus diupayakan meski di tengah pandemi, dengan melakukan relaksasi di sejumlah sektor yang dinilai potensi penyebaran virusnya rendah. 

"Pemulihan ekonomi harus tetap dilakukan, namun tetap memperhatikan potensi penyebaran Covid-19. Ada relaksasi di sejumlah sektor yang ditunda, seperti tempat bermain dan lain sebagainya," tuturnya. 

Hal senada disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil berharap Hari Jadi Kota Bandung ke-210, dapat menjadi momentum dalam upaya pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan akibat pandemi Covid-19. 

"Karena ada sejumlah potensi ekonomi baru di Jawa Barat, berdasarkan kajian ekonomi setelah pandemi Covid-19, dimana bisa juga diterapkan di Kota Bandung," ucapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, tema peringatan HUT ke-210 Kota Bandung yakni "Dengan Inovasi dan Kolaborasi Kota Bandung Bergerak Melawan Pandemi COVID-19" dipilih sebagai momentum menjaga pentingnya kedisiplinan, komitmen, konsistensi, dan kolaborasi di masa pandemi Covid-19. 

"Kedisiplinan protokol kesehatan diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus, komitmen berkenaan dengan keseriusan menuntaskan pandemi. Serta konsistensi memiliki arti keteguhan menjaga kinerja dalam kondisi apapun, dan kolaborasi bersentuhan dengan kerjasama mengisi kekurangan," tambahnya.

Humas DPRD Kota Bandung